Friday, 20 January 2017

Tugas PPKN 5.3 kelas x semester 2

Untuk menjaga persatuan dan kesatuan setiap warga negara harus melaksanakan perilaku yang mencerminkan persatuan dan kesatuan. Perilaku yang mencerminkan perwujudan persatuan dan kesatuan dalam keluarga, sekolah, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara antara lain sebagai berikut.
 


Di Lingkungan Keluarga

  • Saling mencintai sesama anggota keluarga
  • Mengakui keberadaan dan fungsi tiap-tiap anggota keluarga
  • Mengembangkan sikap tenggang rasa dan tepa salira
  • Tidak memaksakan kehendak orang lain
  • Adanya keterbukaan antar anggota keluarga

Di Lingkungan Sekolah
  • Membersihkan lingkungan bersama-sama
  • Menjenguk salah satu warga yang sakit
  • Bekerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan.
  • Saling menghormati orang yang berbeda agama, tidak membeda- bedakan suku.
  • Bergotong royong membangun lingkungan sekitar.

Di Lingkungan Masyarakat
  • Hidup rukun dengan semangat kekeluargaan antarwarga masyarakat
  • Setiap warga masyarakat menyelesaikan masalah sosial secara bersama-sama
  • Bergaul dengan sesama warga masyarakat tidak membedakan-bedakan suku, agama, ras, ataupun aliran
  • Menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar dalam bergaul antarsuku bangsa
  • Mengadakan bakti sosial di lingkungan masyarakat

Di Lingkungan Negara
  • Mendahulukan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi dan golongan
  • Memberikan kesempatan yang sama kepada suku bangsa untuk memperkenalkan kesenian daerahnya ke daerah lainnya.
  • Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa
  • Memberikan kesempatan yang sama kepada semua daerah untuk mengembangkan kebudayaan daerah lainnya
Agar persatuan dan kesatuan tetap terjaga semua warga negara harus menghindari tindakan-tindakan yang dapat memecah persatuan dan kesatuan. Berikut ini contoh perilaku yang tidak mencerminkan persatuan dan kesatuan:
  • Saling melempar tanggung jawab dalam membersihkan lingkungan
  • Tidak peduli terhadap keadaan lingkungan sekitar
  • Tidak mau ikut ronda karena alasan sibuk dengan pekerjaan
  • Hanya berteman dengan yang seagama atau yang sesuku saja
  • Mementingkan diri sendiri/ tidak mau bekerja sama

Akibat dari sikap kurang menerapkan persatuan :

Di ingkungan keluarga :
-sering terjadi pertengkaran antar sesama anggota keluarga
-dapat menyebababkan anggota keluarga kurang betah dirumah
-dapat memberikan dampak negatif kepada anak, misalnya anak terjerat pergaulan bebas akibat kurang nya perhatian dari orang tua


Di sekolah : 
-kurangnya beradaptasi pada kelompok,
-terbiasa menyendiri dengan urusanya masing2,
-sedikitnya teman

Di masyarakat : 
-dikucilkan dari masyarakat,
-kurangnya interaksi sosial ke masyarakat,
-tidak bisa toleran atau menerima orang lain

Di bangsa dan negara : 
-saling menjatuhkan satu dengan yang lain,
-tidak peduli tentang persatuan negara ,
-lebih mementingkan diri sendiri ketimbang permasalah negara







Cara membina dan membiasakan komitmen persatuan :


DI sekolah : 
1. Dengan membuat motto/yel2 ciri khas sekolah baik dalam organisasi ataupun ekstrakulikuler agar siswa terpacu utk melakukan hal yang terbaik seperti yg diharapkan motto-nya seperti : Disiplin, Komitmen, dan Bertanggung Jawab, Yes
2. Dengan cara melakukan sosialisasi pendidikan karakter di sekolah dalam jangka waktu tertentu
3. Senantiasa Guru dan warga sekolah haruslah memberikan contoh teladan yang baik dan menjadi panutan kepada para siswa
4. Sekolah haruslah memiliki dorongan motivasi yang baik agar dapat menginspirasi para siswa maupun guru
5. Sekolah haruslah mempunyai tata aturan/tata tertib yang baik dan tegas
6. Sekolah harus mempunyai Visi dan Misi yang jelas
7. Sekolah harus menyiapkan wadah utk membiasakan diri berkomitmen dalam persatuan seperti di dalam ekstrakurikuler/organisasi
8. Warga Sekolah harus saling bekerja sama - bahu membahu utk mewujudkan Visi dan Misi oserta cita2 mencerdaskan kehidupan bangsa
9. Berikan motivasi/arahan kepada siswa
10 Sekolah harus menjadi tempat yang menyenangkan sebagai rumah kedua, Para guru harus menjadi orangtua pengganti yang baik dan menanamkan sikap berkomitmen
11. Sekolah harus memenuhi dan menyediakan fasilitas,sarana dan prasarana yang baik dan mendukung para siswa dalam proses belajar
 
 
Di Lingkungan Keluarga :
-saling menghargai 1 sama lain di dalam keluarga
-mengutamkan kepentingan bersama di dalam keluarga dari pada kepentingan  pribadi
-menjaga tali persaudaraan dengan baik
-membiasakan diri untuk menerapkan komitmen tersebut dalam kehidupan sehari-hari, 
-harus lebih mengetahui tentang bagaimana cara menjaga persatuan dan kesatuan negara, 
-menghormati orang tua berkata sopan lembut dan menyayanginya.
 
Di lingkungan masyarakat : 
-Membiasakan diri untuk hidup bergotong royong atau bekerja sama dalam masyarakat, 
-bersolidaritas, 
-menghargai dan menghormati, dan 
-mematuhi peraturan yang ada di masyarakat
 
Di Lingkungan bangsa dan negara : 
-Menjaga negara agar dapat hidup aman dan damai, 
-mematuhi peraturan, 
-cinta tanah air, dan 
-tetap berkomitmen dengan negara
 

1 comment:

Tingginya Angka Putus Sekolah Jadi Kendala Wajib Belajar 12 tahun

1. Pertanyaan : Mengapa faktor ekonomi dianggap sebagai penyebab utama meningkatnya angka putus sekolah ? Jawaban : Faktor ekonomi serin...