Wednesday, 12 April 2017

MERAIH KEBAHAGIAAN YANG HAKIKI DENGAN SYUKUR, SABAR, DAN ISTIGHFAR

        ASSALAMUALAIKUM .... 


    Allhamdullilahhh saya masih diberi nikmat kesehatan dari Allah swt, saya akan berbagi sedikit ilmu dari saya yang berjudul "MERAIH KEBAHAGIAAN YANG HAKIKI DENGAN SYUKUR, SABAR, DAN ISTIGHFAR." .... @250317 #SAT. EVENING #Mt@

Meraih kebahagiaan juga tercantum dalam Al- Quran surah AL HUUD : 105 - 108, 
    yang artinya => " Di kala datang hari itu, tidak ada seorangun yang berbicara, melainkan dengan izin-Nya;             maka di antara mereka ada yang celaka dan ada yang berbahagia." @(Q.S. AL HUUD :105)
       

        => "Adapun orang-orang yang celaka, maka (tempatnya) di dalam neraka, di dalamnya mereka             mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih)," @(Q.S. AL HUUD :106)


        => "mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi[736], kecuali jika Tuhanmu                 menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia                 kehendaki." @(Q.S. AL HUUD :107)
        [736]. Alam akhirat juga mempunyai langit dan bumi tersendiri. 


        => "Adapun orang-orang yang berbahagia, maka tempatnya di dalam syurga, mereka kekal di         dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain); sebagai         karunia yang tiada putus-putusnya." @(Q.S. AL HUUD :108)


Dan perilaku yang dapat menghantarkan kebahagiaan :

1) Bersyukur, bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan kepada kita, dan menerimanya dengan sabar dan ikhlas
    seperti firman Allah didalam Al Quran :
    Yang artinya : " Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu                 bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari                 (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." @(Q.S. IBRAHIM :7)
Dan sebagai ucapan bersyukur kita kepada Allah kita juga bisa mengucapkannya dengan hamdalah atau "Allhamdulillahirabilngalamin"


2) Apabila diuji atau mendapat cobaan baik atau buruk maka kita harus bersabar
    Dan Allah juga berfirman :
    Yang artinya : "Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan         dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu         dikembalikan. " @(Q.S. AL ANBIYAA' : 35)

Dan kita sebagai manusia yang beriman dan selalu bersabar hendaknya mengucapkan " inna lillahi wa inna illahi raaji'uun" ketika sedang tertimpa musibah. Seperti firman Allah swt. dalam Al Qur'an 
    Yang artinya => "Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan,         kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang                 yang sabar." @(Q.S. AL BAQARAH :155)       
        => "(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa         innaa ilaihi raaji'uun"[101]. @(Q.S. AL BAQARAH :156)
        [101]. Artinya: Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah kami kembali.         Kalimat ini dinamakan kalimat istirjaa (pernyataan kembali kepada Allah). Disunatkan         menyebutnya waktu ditimpa marabahaya baik besar maupun kecil. 


Allah juga akan memberikan keberkatan yang sempurna kepada hambanya yang selalu bersabar, yang tercantum dalam Al Qur'an yang artinya : +> " Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka         dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk." @(Q.S. AL BAQARAH :157)


Dan jika hambanya ingin bertaubat dan selalu bersabar, maka Allah telah menyiapkan surga kepada hambanya, karena Allah berfirman yang artinya : +> "Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang             luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,"             @(Q.S. AL IMRAN :133)

                  +> " Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di             dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah             sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal. " @(Q.S. AL IMRAN :136)



Saya punya TIPS UNTUK BERTAUBAT :

1) Meninggalkan perbuatan dosa yang sudah dilakukan dengan mengucapkan istighfar
2) Berjanji didalam hati kepada Allah untuk tidak melakukan dosa tersebut selama hidupnya
3) Menyesali perbuatan yang sudah dilakukan dan tidak mengulanginya lagi
4) Apabila dosa tersebut berkaitan dengan manusia, maka kita harus meminta maaf kepada manusia tersebut dan            kepada Allah atas semua dosa yang telah kita perbuat
5) Bertaubat ketika nyawa sebelum sampai tenggorokan atau sebelum meninggal



   
..... Mungkin itu yang dapat saya sampaikan apabila ada salah kata yang asalnya dari saya sendiri, saya mohon maaf dan semoga bermanfaat  ....   AMIN 



    Wasalamualaikum ..... :)




   





  
   


   



   



   



   

No comments:

Post a Comment

Tingginya Angka Putus Sekolah Jadi Kendala Wajib Belajar 12 tahun

1. Pertanyaan : Mengapa faktor ekonomi dianggap sebagai penyebab utama meningkatnya angka putus sekolah ? Jawaban : Faktor ekonomi serin...